Art Edu Care #10: For Public Re-Public

Art Edu Care #9

11 – 15 April 2019

Waktu bergulir begitu cepat hingga tak terasa saat ini telah genap penyelenggaraan Art Educare (AEC) pada 1 Dekade (10 Tahun). Sebagai kegiatan yang bergerak di bidang pendidikan dan kesenirupaan, AEC cukup konsisten dan mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Jejaring dengan civitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di dalam dan luar negeri, serta komuitas seni dan partisipasi masyarakat luas, menjadi bukti bahwa komitmen dan kosistensi AEC sebagai penggiat pendidikan seni rupa tak bisa diragukan lagi. Perjalanan yang panjang tersebut tentu menyisakan ingatan, spirit, dan harapan dari para pelaku seni di dalamnya. Oleh karena itu moment 10 tahun menjadi penting untuk melakukan renungan dan refleksi secara bersama.

Menelusuri jejak ingatan AEC tidak dapat dilepaskandari peristiwa penyelenggaraan pameran Art Edu(Caution) pada tahun 2008, sebagai salah satu penyemarak Dies Natalis UNS ke- 32 yang melibatkan peserta dari mahasiswa, alumni, dan dosen Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS. Kesuksesan dalam menyatukan 3 kekuatan (dosen, alumni, mahasiswa) dalam pameran Art Edu(Caution) merupakan rintisan awal untuk semakin melebarkan sayap Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS. Oleh karena itu pada tahun berikutnya, mengiringi peringatan Dies Natalis UNS ke-33 tahun 2009 dimulailah kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di luar Solo. Kerjasama tersebut dalam bentuk pameran seni rupa bertajuk Sense, Science, Sign yang tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, alumni, dan dosen dari PSR FKIP UNS saja, melainkan juga melibatkan mahasiswa dan dosen dari tiga Jurusan Pendidikan Seni Rupa di Jateng dan DIY yaitu UNS Surakarta, UNNES Semarang, dan UNY Yogyakarta. Berbekal semangat kebersamaan dari 3 Perguruan Tinggi tersebut maka pada tahun 2010, digelarlah pameran yang melibatkan tujuh Jurusan Pendidikan Seni Rupa se-Jawa (UNS Surakarta, UNY Yogyakarta, UNNES Semarang, UNJ Jakarta, UPI Bandung, UNESA Surabaya, dan UM Malang). Pada tahun 2010 inilah nama “Art Edu Care” ditetapkan sebagai brand event tahunan Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS.

Semangat untuk melebarkan sayap dan membuat jejaring luas terus berlanjut. Berbekal jaringan di Jawa, pada tahun 2011 mencoba untuk menggandeng Bali hingga terlaksana Art Edu Care#2: Let’s Care to Culture yang melibatkan 8 Universitas Negeri se-Jawa dan Bali (dengan tambahan peserta dari Jurusan Pendidikan Seni Rupa UNDIKSHA Bali). Dari Jawa dan Bali muncullah mimpi untuk menyatukan nusantara. Karena itu pada tahun 2012 dilaksanakan Art Edu Care #3: Berbeda-beda Tetap Satu Rupa yang melibatkan seluruh Universitas Negeri se-Indonesia (UNS, UNY Yogyakarta, UNNES Semarang, UNJ Jakarta, UPI Bandung, UNESA Surabaya, UM Malang, UNDIKSHA Bali, UNP Padang, UNIMED Medan, UNM Makasar, UNIMA Manado, dan STSP Papua).

Pada tahun 2013, kegiatan AEC kembali digelar dengan tema Art Edu Care #4: Back to Basic. Pameran ini mulai mencapai skala internasional yang melibatkan Perguruan Tinggi di Indonesia dan Malaysia (dengan tambahan peserta dari Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universiti Malaysia Sabah (UMS)). Pada tahun ini kegiatan diperluas dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat, seperti; pameran, workshop keterampilan seni rupa, fashion show, performance art, dan mural. Kegiatan yang sama masih berlanjut pada tahun 2014 dengan digelarnya Art Edu Care #5: Local Movement yang melibatkan Perguruan Tinggi se- Indonesia dan 3 Perguruan Tinggi dari Malaysia (Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Perak dan Universiti Malaysia Sabah (UMS) Sabah, Universiti Teknologi Mara (UiTM) Melaka Malaysia.

Perkembangan berikutnya terjadi tahun 2015 dengan digelarnya Art Edu Care #6: Art in Between yang melibatkan Perguruan Tinggi di Indonesia, Malaysia, dan Australia (Australian National University). Program kegiatannya terbagi dalam tiga event, yaitu pre-event, parallel event, dan main event. Berpijak pada kegiatan tahun sebelumnya, maka dikembangkan pola praktik kerja seni partisipatori (participatory art) dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari proses penciptaan seni. Karya-karya yang dipamerkan merupakan karya-karya dari masyarakat sebagai partisipan workshop kreasi seni. Keberhasilan dari kegiatan tersebut dilanjutkan pada tahun 2016 dengan digelarnya Art Edu Care #7: Art Effect yang melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Malaysia, dan berbagai komunitas seni di Indonesia yang bergerak di wilayah pemberdayaan masyarakat.

Berlanjut pada tahun 2017, Art Edu Care #8 digelar dengan tajuk Side by Side. Bermodalkan jaringan antar Perguruan Tinggi se-Indonesia, Malaysia, Australia, dan Komunitas Seni, maka kegiatan AEC lebih difokuskan pada penyeberluasan praktik kerja seni secara partisipatif untuk memfasilitasi beragam ekspresi kreatif dari berbagai komunitas seni dan masyarakat umum. Kegiatan ini mampu menanamkan kepedulian akan pentingnya seni rupa bagi kehidupan sosial yang berdampak pada sikap apresiatif dan kreatif pada masyarakat luas. Tahun 2018 merupakan tahun ke sembilan yang menghadirkan optimisme bahwa kegiatan yang konsisten diadakan setiap tahun telah mencapai skala internasional dan berdampak pada sikap apresiatif dan kreatif pada masyarakat luas. Oleh karena itu Art Edu Care #9 kembali digelar dengan tajuk Everyday Art, Melalui tajuk ini dibangunlah wacana bahwa aktivitas berkesenian; khususnya seni rupa, tidak dapat dilepaskan dengan konteks pengalaman kehidupan sehari-hari yang dipenuhi peristiwa-peristiwa estetik

Dari kegiatan ini mampu memberikan kesadaran bagi masyarakat, bahwa seni rupa selalu hadir dan tidak berjarak dengan kehidupan dan lingkungan sekitarnya.

Disadari atau tidak, spirit kebersamaan, gotong royong dalam jejaring nasional dan internasional telah mengantarkan Prodi Pendidikan Seni Rupa dalam medan sosial seni dan pendidikan yang lebih luas. Tahun 2019 merupakan tahun kesepuluh, yang menjadi tantangan untuk semakin meneguhkan komitmen bersama yang telah dibangun. Karena itu berbakal spirit, komitmen, dan kepercayaan publik maka Art Educare kembali akan digelar ke-10 kalinya dengan tajuk Art Edu Care #10 “For Public & Re-public”. Tajuk ini diangkat sebagai refleksi sekaligus untuk membaca ingatan akan AEC dari tahun ke tahun. Sejauhmana AEC menyebarluaskan pendidikan seni rupa ke publik luas begitupula sebaliknya apakah publik memperoleh dampak positif dari penyelenggaraan kegiatan AEC ?. Berpijak dari hal tersebut maka tim kurator mengembangkan strategi kegiatan terfokus pada pembicaraan dan penampilan berbagai hal yang berkait dengan arsip dan kearsipan dari AEC#1 hingga AEC#9 sebagai materi pameran seni rupa. Bagaimana menampilkan arsip secara “artistik dan estetik” sekaligus dapat dibaca dan ditelusuri sebagai bentuk dari pengetahuan, ini merupakan tantangan yang harus ditaklukkan, semoga !!!

Art Edu Care #11

Art Edu Care #10 Book

Logo dan Maskot Art Edu Care dari tahun ke tahun

Berita

Dokumentasi