Sense Science Sign

Art Edu (Caution)

12 Maret 2009

Tahun kedua dari cikal bakal Art Edu Care adalah saat UNS berulang tahun ke- 33. Pada tahun 2009, Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP berinisiatif untuk melebarkan sayap dengan kesadaran warganya sendiri dengan kegiatan Art Edu (caution) kesadaran warganya sendiri dengan kegiatan Art Edu (caution) memperbesar skala kegiatan. Jika di tahun sebelumnya merupakan upaya membangkitkan kesadaran warganya sendiri dengan kegiatan Art Edu(caution) yang melibatkan dosen, alumni, dan mahasiswa, maka di tahun kedua ini niat untuk melebarkan sayap tersebut di tempuh dengan melibatkan institiusi lain dari luar. Sasarannya adalah Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) sejenis yang ada di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah yaitu Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Gayung bersambut, kegiatan pada tahun kedua lebih ramping dengan kegiatan utama berupa pameran seni rupa dengan peserta dosen dan mahasiswa dari 3LPTK,disertai kegiatan pendukung Solo Clay dan Sarasehan.

Tajuk kegiatan yang dilaksanakan di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) kali ini adalah “Sense, Science, Sign” yang dirumuskan berdasarkan suatu pemikiran akan pentingnya tiga konsep tersebut dalam dunia kesenian dan pendidikan seni. Sense merujuk pada kepekaan perasaan, Science merujuk wawasan keilmuan seni dan Sign adalah ranah rimba tanda yang merupakan ranah di mana kreativitas seni memainkan peranannya melahirkan kebaruan.

Art Edu Care

s

Events

Dalam kerangka yang lebih besar, Sense, Science, Sign, adalah suatu penggambaran akan sebuah kompetensi yang dimiliki seorang pendidik dan calon pendidik seni. Untuk itulah, selain berkarya rupa seseorang pendidik dan calon pendidik seni juga harus memahami secara mendalam keilmuan seni dan pendidikan seni, dengan harapan semua itu dapat mewujudkan menjadi sebuah Sign (tanda) yang dalam kerangka ini dapat diartikan sebagai karya , baik benda maupun atau suatu perubahan (sosial) dalam lingkungan dan masa tertentu.

Berbekal pengalaman dari tahun sebelumnya, maka kegiatan dipersiapkan dengan lebih matang. Jika di tahun sebelumnya kegiatan yang dilaksanakan dibagi menjadi tiga sub kegiatan (pameran, seminar, lomba), maka pada tahun ini kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah Pameran Seni Rupa. Namun tidak hanya sebatas Pameran Seni Rupa saja, selama pameran berlangsung juga diadakan workshopclay dan sarasehan yang diikuti dosen dan mahasiswa.

Workshop clay dilaksanakan di Galeri Seni RupaTBJT diikuti oleh banyak peserta dari berbagai kalangan. Sarasehan di gelar pada tanggal 13 Maret 2009 menghadirkan Dr. Slamet Supriyadi, M. Pd, dosen Prodi Pendidikan Seni Rupa FKIP UNS yang memaparkan dan mengajak peserta mendiskusikan pendekatan Pragmatik dalam pembacaan karya seni. Materi yang di angkat dari Disertasi yang di tulisnya untuk mencapai derajat doktor di bidang Linguistik ini menampilkan contoh- contoh pembacaan dengan pendekatan pragmatic terhadap karikatur G.M.Sidhartadi surat kabar.